Cara Mengawetkan Minuman Kemasan agar Bisnis Semakin Untung

Cara Mengawetkan Minuman Kemasan agar Bisnis Semakin Untung

Bisnis minuman kemasan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan saat ini. Namun yang menjadi tantangan adalah bagaimana cara mengawetkan minuman kemasan agar kualitasnya tetap terjaga?

Ada beberapa cara mengawetkan minuman kemasan yang bisa Anda coba, diantaranya:

 

  • Perhatikan Sealer

 

Perhatikan bagian penutup atau sealer dari botol atau kemasan minuman. Jika kemasannya terbuka maka akan membuat minuman tidak awet.  Ini karena rusaknya kemasan akan memungkinkan udara dari luar dan bakteri masuk ke kemasan yang menyebabkan kualitas minuman semakin menurun.

 

  • Pilih Sesuai dengan Produk

 

Ada beberapa jenis wadah untuk minuman kemasan. Masing-masing memiliki fungsi, keunggulan dan kelemahan yang berbeda. Misalnya minuman kaleng yang umumnya digunakan untuk jenis minuman bersoda.

Cara Mengawetkan Minuman Kemasan agar Bisnis Semakin Untung
Cara Mengawetkan Minuman Kemasan agar Bisnis Semakin Untung

Penggunaan kaleng dirasa lebih aman dan lebih tepat untuk minuman bersoda sehingga bisa lebih awet dan tahan lama. Selain kaleng, Anda juga bisa menggunakan jenis kemasan dari botol untuk menjaga kualitas minuman tetap tahan lama. Khususnya jika minuman tersebut dikirim ke tempat yang cukup jauh.

Baik kaleng ataupun botol yang akan digunakan, tentunya harus melalui proses sterilisasi yang sesui prosedur. Ini karena jika botol tidak steril, maka kualitas minuman akan menurun dan tentunya minuman kemasan tidak akan awet lagi.

 

  • Kemasan Aseptik

 

Kemasan aseptic ini biasanya digunakan untuk menyimpan susu, santan, minuman tradisional dan teh. Kemasan aseptic menggunakan bahan dari kertas yang dilapisi dengan lapisan yang ramah pangan.

Cara Mengawetkan Minuman Kemasan agar Bisnis Semakin Untung
Cara Mengawetkan Minuman Kemasan agar Bisnis Semakin Untung

Sama seperti backlink website berkualitas, jika Anda bisa mengaplikasikan kemasan aseptic yang tepat maka minuman bisa bertahan lama. Setidaknya minuman di kemasan ini bisa bertahan sekitar 9-12 bulan di suhu ruangan jika belum dibuka.

Untuk lebih tahu mengenai kemasan aseptic, simak hal berikut ini:

  1. Produk bisa bertahan hingga 9-12 bulan dalam kondisi belum terbuka dan diletakkan di suhu ruangan.
  2. Jika disimpan dalam lemari es atau rak pendingin, kemasan aseptic mampu membantu menjaga suhu minuman agar tetap dingin. Namun, disimpan di lemari pendingin atau suhu ruangan tidak berpengaruh pada umur simpan.
  3. Tanggal kadaluarsa hanya berlaku jika kemasannya sudah dibuka. Jika kemasan sudah dibuka, maka sebaiknya langsung diminum. Sedangkan jika family pack, sebaiknya dikonsumsi maksimal 3-4 hari setelah dibuka dan harus disimpan di kulkas dengan suhu 4oC.

 

  • Kemasan Pasteurisasi

 

Selain kemasan aseptic, ada kemasan pasteurisasi. Kemasan ini seperti kemasan aseptic, bedanya, ada tutupnya di bagian atas. Namun, jenis kemasan ini hanya bisa bertahan selama 7-14 hari saja, sehingga Anda harus jeli memperhatikan waktu produksi dan penentuan kadaluarsanya.

Penyimpanan yang singkat disebabkan karena kemasan produk pasteurisasi tidak memiliki lapisan sebanyak kemasan aseptic. Jadi, selain waktu kadaluarsa, Anda juga harus memperhatikan penyimpannya agar tidak rusak.

Itulah beberapa cara mengawetkan minuman kemasan yang bisa Anda coba. Jadi, tetap pilih kemasan sesuai dengan produk ya agar minuman kemasan Anda tetap awet.